Kamis, 31 Maret 2016

Informasi Teknologi Cara Merawat Smartwatch agar Tetap Awet teknomediatama.blogspot.com

Cara Merawat Smartwatch agar Tetap Awet

Perangkat smartwatch menjadi bagian dari gaya hidup secara perlahan-lahan seiring dengan perkembangan tren wearable device. Perangkat yang satu ini memiliki banderol harga yang mahal. Oleh karena itu, perangkat ini harus dijaga dengan baik supaya bisa berusia panjang. Terlebih lagi bila digunakan setiap hari. Nah, berikut ini cara merawat smartwatch agar tetap awet.

1. Bersihkan Layar
Anda dapat membersihkan layar smartwatch dengan kain berbahan microfiber. Hal ini mirip dengan membersihkan layar laptop. Selain itu, Anda dapat pula menggunakan kain pembersih lensa kamera dan kaca mata.

Langkah pertama untuk membersihkan layar smartwatch adalah mengusapkan kain secara perlahan ke layar tersebut dengan pola satu arah. Sesudah Anda merasa yakin sudah cukup bersih, diamkan sebentar. Hal yang perlu diperhatikan adalah kain yang dipakai untuk membersihkan layar mesti dicuci secara berkala.

Untuk membersihkan layar smartwatch ini, Anda jangan memakai cairan pembersih. Jika smartwatch Anda bersifat water resistant, maka Anda dapat mencoba membersihkannya dengan air. Selain itu, hindari juga pemakaian tisu untuk membersihkan layar smartwatch sebab akan berpotensi meninggalkan goresan.

2. Bersihkan Strap
Bagian lain yang perlu diperhatikan sesudah layar adalah strap atau gelang smartwatch. Bodi dan strap mempunyai cara yang berbeda dalam membersihkannya. Nah, lepas strap dari badan smartwatch terlebih dahulu supaya hasilnya menjadi maksimal.

Bila strap smartwatch Anda terbuat dari bahan kulit, maka gunakan cairan pembersih khusus kulit untuk membersihkannya. Sebelum mulai membersihkan, usapkan sedikit cairan tersebut terlebih dahulu. Kalau tidak ada perubahan warna atau tekstur, maka hal tersebut dapat diteruskan.

Untuk strap yang berbahan karet, pembersih yang terampuh adalah air dan sedikit sabun. Pakai mangkuk yang telah diisi dengan air. Setelah itu, tambahkan setetes sabun. Bersihkan cepat tapi saksama. Sesudahnya, lap dengan kain lembut, kemudian angin-anginkan hingga benar-benar kering.

Sedangkan untuk strap berbahan logam atau stainless steel, gunakan sikat gigi. Basahi air yang telah dicampur dengan sedikit sabun, kemudian sikat. Keringkan dengan menggunakan lap, lalu diangin-anginkan. Kilapkan strap dengan pasta gigi, kemudian sikat secara merata.

3. Bersihkan Konektor
Konektor merupakan salah satu bagian penting pada smartwatch. Biasanya, bagian ini dipakai ketika proses pengisian ulang daya baterai. Konektor ini dapat kotor lantaran terkena debu atau keringat yang bisa menghambat proses pengisian daya dan transfer dokumen.

Pakailah cotton bud yang sudah dicelupkan ke alk0h0l sebelumnya. Ketika bercak noda pada bagian ini sudah tidak terlihat lagi, maka ini berarti smartwatch telah siap untuk dipakai lagi.

4. Rawat Baterai
Smartwatch kebanyakan hadir dengan baterai yang bersifat rechargeable. Hampir dapat dikatakan bahwa baterai pada smartwatch ini tidak dapat diganti sehingga Anda tidak bisa mencabut pasang baterai dengan mudah.

Ketika notifikasi baterai telah menipis muncul, lakukan pengisian ulang baterai. Proses charging ini biasanya tidak memakan waktu yang terlalu lama. Dengan demikian, Anda dapat melakukannya sambil bekerja dengan laptop.

5. Ganti Strap
Apakah Anda merasa bosan dengan strap bawaan smartwatch? Jangan khawatir, sebagian smartwatch yang tersedia di pasaran mempunyai strap yang dapat diganti dan menyesuaikan dengan selera atau acara tertentu.

6. Pasang Pelapis Antigores
Layar merupakan bagian dari smartwatch yang paling rentan. Nah, Anda dapat memasang antigores pada layar untuk melindunginya. Cara memasang antigores ini memang boleh dikata gampang-gampang susah.

Namun, Anda tidak perlu merasa cemas. Pasalnya, bentuk dari antigores ini biasanya telah disesuaikan dengan ukuran layar smartwatch. Anda dapat menentukan sudut pemasangan antigores, sesudah itu memasangnya secara perlahan dengan bantuan pinset.



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

 
http://go.pub2srv.com/afu.php?zoneid=1279841