Sabtu, 16 Januari 2016

Informasi Teknologi Materi Lengkap Sistem Rem Otomotif Mobil teknomediatama.blogspot.com

Materi Lengkap Sistem Rem Otomotif Mobil - Bicara soal komponen mobil mungkin tidak akan oernah ada habisnya karena setiap waktu ada berbagai komponen baru yang diproduksi dan diterapkan di dunia otomotif. Anda tahu rem ? rem adalah komponen untuk melakukan pengereman untuk menghentikan laju kendaraan. Itu adalah gambaran umum rem dan sebenarnya sistem rem telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan yaitu sudah menggunakan sistem hydraulic dan bahkan sistem rem hydraulic electronic, hehe jadi semua sudah menggunakan berbagai sensor kelistrikan dan hal tersebut baru di sistem rem dan belum ke sistem lainnya, hehe.



Berikut Pembahasan Lengkap Komponen Rem Pada Sistem Rem Mobil :

  1. Pedal Rem
    Pedal rem adalah pedal yang berfungsi untuk melakukan pengereman atau tidak. Posisi pedal rem juga harus diperhatikan karena jika terlalu tinggi maka kaki kita akan sulit berpindah dari pedal gas ke pedal rem karena terganjal dan sedangkan bila pedal rem terlalu rendah atau tinggi pedal rem terlalu pendek dari lantai mobil maka akan membahayakan bila kita mengerem mendadak dan pengereman kurang maksimal (bila mengerem mendadak)
    Pedal Rem


    Pedal rem juga harus memiliki gerak bebas sesuai dengan spesifikasi batas yang artinya pas. Bila tidak memiliki gerak bebas jika pedal rem tersenggol sedikit atau bila terjadi guncangan pada mobil bisa saja kendaraan akan mengerem sendiri dikarenakan piston di master silinder rem akan tertekan dan keluar. Kalau jaman dulu waktu belum ada sistem hydraulic maka belum pakai piston jadi mungkin tidak masalah namun sekarang semua hydraulic yang menyebabkan rem sangat responsif, maka dari itu ada yang namanya "gerak bebas"
  2. Booster Rem
    Dari kata "Booster" tentu kalian sudah tahu artinya. Buat yang belum tahu "Booster" berarti pendroong. Fungsi booster adalah untuk menambah tenaga dari pengemudi saat melakukan pengereman, jadi saat mesin dalam keadaan hidup jika kendaraan harus menghentikan kendaraan atau mengurangi kecepatan kendaraan maka tenaga yang dihasilkan pengemudi akan ditambah tenaga dari kevakuman intake manifold (bila mesinnya bensin) hingga beberapa kali lipat tenaga pengemudi agar tenaga yang dihasilkan lebih kuat dan lebih enak karena tidak memerlukan banyak tenaga.
    Bagian-bagian Booster Rem

    Bagian bagian booster rem : Diaphragm spring, push rod, diaphragm, air cleaner element, vacuum, piston dan berbagai komponen lainnya.
  3. Master Silinder Rem
    Master silinder mengubah tenaga dari pedal rem dan tenaga tambahan dari booster untuk menekan piston hingga menyebabkan tekanan hydraulic yang menyebabkan pengereman. Jenis master silinder rem :
    - Tipe Ganda : Tipe double konvensional dan tipe ganda konvensional
    - Tunggal :Tipe konvensional, portles dan tupe plungger
  4. Propotioning Valve atau Katup P
    Katup ini sangat berguna dan mungkin berdasarkan perinsip yang sebenarnya hal yang sepele,hehe. Prinsipnya adalah ketika kita mengendarai mobil dan kita menginjak rem maka beban yang ditumpu roda depan akan lebih besar daripada roda belakang karena berat mobil akan ditransfer ke bagian depan dan dipengaruhi karena mesin mobil yang berada di depan. Jadi, tenaga untuk mengerem ban depan juga harus lebih besar dari rem belakang.
    Jika gaya pengereman diterapkan/didistribusikan sama ke 4 roda saat mobil berhenti maka roda belakang akan mengunci terlebih dulu sebelum roda depan. Jadi, katup P atau Propotioning Valve berfungsi sebagai resistor (hambatan/membatasi) gaya pengereman roda belakang sehingga roda depan memiliki gaya pengereman yang lebih besar daripada roda belakang.
    Bagian-bagian Propotioning Valve

    Berikut tampilan dari Propotioning Valve :

  5. Flexible Hose atau Selang Fleksible adalah selang atau pipa yang mengubungkan master silinder ke rem. Flexible hose sangat penting di sistem rem karena pipa ini berfungsi untuk mengalirkan oli rem ke rem.


    Jenis-jenis Flexible Hose
  6. Hand Rem
    Hand rem sangat penting selain digunakan sebagai rem parkir karena juga dapat digunakan untuk berbagai hal seperti saat dalam keadaan macet namun jalannya miring keatas atau saat macet jalan miring turun dan masih banyak lagi kegunaan tuas rem parkir atau rem tangan. Berbeda dengan rem biasa yang menggunakan sistem hydraulic, hand rem menggunakan kawat. Ya mungkin agar jika sistem hydraulic mengalami masalah kita dapat menggunakan hand rem sebagai rem darurat.
  7. Rem Cakram
    Rem cakram adalah rem model baru setelah rem tromol yang biasa kita temui di banyak mobil. Rem cakram sistim kerjanya sederhana yaitu adalah kampas rem yang akan menekan cakram jika pedal rem ditekan dan menyebabkan laju kendaraan berhenti. Rem cakram juga menggunakan prinsip hydraulic seperti pada rem tromol.
  8. Rem Tromol
    Rem tromol adalah rem yang memang juga sudah banyak menggunakan sistem hydraulic namun banyak mobil keluaran terbaru sudah menggunakan rem cakram. Cara kerja rem tromol adalah sepatu rem akan didorong oleh silinder roda ketika pengendara mobil menginjak pedal rem hingga sepatu bergesekan dengan tromol atau drum brake hingga mobil berhenti.
    Bagian-Bagian Rem Tromol

    Bersambung...



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).

Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

 
http://go.pub2srv.com/afu.php?zoneid=1279841